Cerita Indah

Perjalanan Hidup

Selasa, 26 Mei 2015

Senja dengan Ranu Kumbolo

Ini akhir dari semua kisah mu dengan dia.
Biarkan semua berakhir dengan sendirinya.
Tak perlu ada akhir yang bahagia dengan pertemuan.
Biar semua berjalan dengan seiring waktu.
Sang ranu pun berakhir dengan senjanya, dan rinjani akan tetap menjadi rinjani yang selalu ingin orang lain daki.
Biar ranu terbelenggu dengan senjanya, biar ranu tak perlu diusik lagi.
Ranu tenang akan selalu menjadi ranu yang selalu kau kenal.
Tak ada satu kenangan apapun dengannya.
Biarkan semua menghilang dengan seiring waktu.
Rinjani, embun dan mentari yang akan selalu ada.
Embun yang selalu hadir dengan mentari akan menemani hari-hari mu kedepan.
Bukan lagi ranu.
Jaga embun mu, tatap mentari mu.
Kan kau dapatkan ranu mu yang lain.
Arjuna, Argupuro, dan yang lainnya.
Kau kan dapatkan itu.
Sabarlah sedikit lagi, bahwa dia akan datang hanya untuk mu.
Kau kan selalu menjadi rinjani yang di rindukan.
Menjadi rinjani yang diinginkan.
Bukan lagi ranu dengan mu.
Ranu kini dengan senjanya, selamanya dan seterusnya akan selalu dengan senjanya.
Tak perlu jua dengan air mata mu itu.
Simpan semua, jika kau ingin.
Tetaplah jadi rinjani yang dulu...
Selalu tangguh
Selalu kuat
Selalu tegar

Kau akan selalu jadi rinjani yang di rindukan.
Yang selalu di kenang.

Minggu, 17 Mei 2015

Mentari Tenggelam di Ranu Kumbolo

....

Pria itu dulu pernah mencintai seorang wanita dengan sepenuh hati.
Tanpa ada celah untuk yang lain.

Tepat tgl 09 Agustus 2009 ...

Mentari ...
Wanita berparas manis, lemah lembut, tutur kata yang sopan.
Menjadi pilihan hatinya.
Menjadi pujaan hatinya.

Jalani hari selalu bersama.
Ya...
Dulu pria itu pernah setia dengan cintanya.
Dulu pria itu pernah memiliki cinta yang tak pernah ada noda.

Menjaga cintanya dengan kasih sayang.
Menjaga cintanya dengan kehangatan.

Mentari ...
Hangatkannya selalu di kala gundah.
Keceriaan selalu untuk mengawali semuanya.

Mentari ...
Kau wanita terhebat yang mungkin belum bisa tergantikan.
Masa depan yang pernah di rencanakan.
Indahnya pelaminan.
Indahnya kebahagian.

Mentari ...
Kau yang selalu menjadi yang terindah untuknya.
Tak akan ada yang terindah seperti mu.

Mentari kini berganti senja..

Tepat tahun 2014 ...

Mentari tenggelam kembali kepada Sang Maha Segala-Nya.
Mentari berganti senja.
Tak ada mentari pagi kala itu.

Untuknya semua seakan tak adil.
4tahun dijalani bersama tak bisa menyatukannya.

Tuhan...
Kau telah menggantikan Mentari dengan Senja-Mu.
Aku belum siap untuk semua.
Namun bila ini memang yang Terindah untuk mentari.
Kan ku ikhlaskan.
Biarkan Mentari menjadi bidadari di Syurga-Mu ...

Ku titipkan do'a untuk mu.

Minggu, 03 Mei 2015

Kenapa harus Ranu dan Rinjani ?

Kenapa harus ranu ?
Kenapa harus rinjani ?

Ranu...

Kenapa harus Ranu ?

Kita mulai dari ranu,,
Kenapa harus dengan nama ranu ? Kenapa tidak menggunakan nama lain ?
Tidak ...
Ranu cukup mewakili karakter dia.

Pasti pernah dengar ada sebuah danau indah di ketinggian 2.400mdpl, yap tepat di taman nasional bromo semeru tengger.
Gunung semeru gunung tertinggi di pulau jawa 3.676mdpl, puncak para dewa mahameru.
Tapi kali ini tidak membahas tentang mahameru / gunung semeru.
Aku bahas tentang "dia" ranu.

Ya ...
Ranu kumbolo, danau indah di ketinggian 2.400mdpl selalu menjadi pusat perhatian untuk para pendaki.
Biar sekalipun tidak sampai puncak, setidaknya pasti mereka menikmati ranu kumbolo.

Walau hanya sekedar melihat berjuta bintang-bintang.
Walau hanya sekedar menjadi tempat singgah sesaat.
Tapi Ranu kumbolo selalu mempunyai kesan terindah untuk para pendaki.

Sama seperti kau "ranu".

Kau tenang.
Kau indah.
Kau menyejukan.
Kau tempat dimana seseorang selalu ingin datang.
Bukan lagi puncak.
Tapi kau "ranu".

Layaknya diri ini.
Tak pernah peduli bagaimana puncak yang harus di tuju.
Yang aku tau kau begitu indah "ranu".

Pantulan cahaya bintang dalam tenangnya air mu.
Pantulan tenggelamnya cahaya matahari.

Kau memang indah "ranu".
Kau memang tempat yang tepat untuk lainnya.

Namun tidak semua bisa untuk tetap dengan mu "ranu".
Aku misalnya.
Yang tidak bisa tetap dengan mu.
Sudah ada yang terlebih dulu dengan mu.

Biarkan aku datang menikmati indahnya kau "ranu".
Kau selalu terlihat indah.

Pagi Siang Malam.
Kau selalu indah dan tenang "ranu".

Ya itulah kau ...
Kau seperti Ranu kumbolo yang indah ... :')

Rinjani ...

Kenapa harus Rinjani ?

Sekarang tentang kmu "Rin" ...

Taman Nasional Gunung Rinjani, Sembalung Lawang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Dengan ketinggian 3.726Mdpl.

Gunung Rinjani pun memiliki danau yang indah, namun bukan danaunya yang akan di tuliskan.
Tentan kenapa harus "Rinjani"?

Nama yang indah untuk anak perempuan yang sedang menuju pendewasaan diri.

Banyak jalur untuk mencapai puncaknya, melihat dan menikmati keindahan danau, pulau lombok, dan gunung rinjani itu.

Salah-salah memilih jalan dan tidak memiliki keahlian, nyawa jadi taruhannya.

Tujuan mereka mencapai ketinggian disana.
Di atas juga indah, tidak kalah indah dengan kau "Ranu".

Tapi disini semua harus benar-benar berjuang untuk mencapai puncaknya.
Karna seharusnya bukan Rinjani yang ditaklukan, tapi diri sendirilah.

Dia tidak akan berubah bagaimanapun juga.

Dia tetap Rinjani yang indah.
Dia tetap Rinjani yang selalu di taklukan dengan ego mereka.

Tapi Rinjani tetap Rinjani yang akan selalu mencintai Ranunya.

Mengenai Saya

Hai ... Milikilah sikap dan sifat seperti shinchan, sebagaimana pun dia terlihat cuek, nakal, selalu banyak tingkah. Disisi lain dia adalah anak yang baik, kaka yang baik, dan sahabat yang baik ...����